nikmati indahnya alam
terpesona pemandangan
Indahnya pepohonan
gemercik air sungai
suara alam bersautan
Kurasakan ada kedamaian
menyejukkan jiwaku yang gersang
kudapatkan indah getaran
keagungan atas penciptaan Tuhan
Selasa, 31 Juli 2012
Perlawanan Tengku Peukan Manggeng Terhadap Belanda di Aceh Barat Daya
Perlawanan terhadap Belanda juga terjadi diwilayah Barat Daya yang dipimpin oleh Tengku Peukan Manggeng, Haji Yahya dan Sidi Rajab. Dalam suatu musyawarah yang diselenggarakan di Paya Dapu wilayah Kluet, ditetapkan Tengku Peukan Manggeng sebagai panglima perang dan penyerangan lebih dahulu dilakukan pada malam hari di tangsi (asrama) Blangpidie pada akhir tahun 1926. Tengku Peukan tergolong seorang ulama yang kharismatik dan berpengaruh di Manggeng dan sekitarnya, orang tua beliau juga merupakan seorang ulama yang berpengaruh di daerah itu. Tengku Peukan merupakan putera dari seorang ulama yang bernama Tengku Padang Ganting dan Siti Zalekha yang dilahirkan pada tahun 1886 di desa Alu Paku kecamatan Sawang Aceh Selatan. Sebagai seorang ulama dan tokoh masyarakat yang berpengaruh, Tengku Peukan semakin membahayakan posisi Belanda di Blangpidie. Dakwah Tengku Peukan selalu dimata-matai oleh kaki tangan Belanda. Tengku Peukan sering merekrut para pengikut melalui media dakwah. Dalam dakwahnya Tengku Peukan selalu memaparkan bahwa membela dan mempertahankan tanah air adalah ibadah, jika meninggal dalam peperangan sabil melawan kafir Belanda maka akan mendapatkan surga sebagai imbalannya. Tengku Peukan juga mengajak rakyat untuk menentang setiap penjajahan dan membenci setiap perampasan hak azasi manusia.
Senin, 23 Juli 2012
Selasa, 19 Juni 2012
Sepuluh Sahabat Yang Dijamin Masuk Surga
“Dan orang-orang yang terdahulu lagi yang petama-tama (masuk
Islam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang
mengikuti mereka dengan baik, Allah ridho kepada mereka dengan mereka dan
mereka ridho kepada Allah. Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang
mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya.
Itulah kemenangan yang agung.” (Qs At-Taubah : 100)
Berikut
ini 10 orang sahabat Rasul yang dijamin masuk surga (Asratul Kiraam).
Jumat, 15 Juni 2012
Kamis, 14 Juni 2012
Legenda Mitos Nama Aceh
Aceh adalah nama
sebuah Bangsa yang mendiami ujung paling utara pulau sumatera yang terletak di
antara samudera hindia dan selat malaka.
Aceh
merupakan sebuah nama dengan berbagai legenda dan mitos , sebuah bangsa yang
sudah dikenal dunia internasional sejak berdirinya kerajaan poli di Aceh Pidie
dan mencapai puncak kejayaan dan masa keemasan pada zaman Kerajaan Aceh
Darussalam di masa pemerintahan Sulthan Iskandar Muda hingga berakhirnya
kesulthanan Aceh pada tahun 1903 di masa Sulthan Muhammad Daud Syah.
Dan
walau dalam masa 42 tahun sejak 1903 s/d 1945 Aceh tanpa pemimpin, Aceh tetap
berdiri dan terus berjuang mempertahankan kemerdekaannya dari tangan Belanda
dan Jepang yang dipimpin oleh para bangsawan, hulubalang dan para pahlawan Aceh
seperti Tgk Umar, Cut Nyak Dhien dan lain-lain dan juga Aceh mempunyai andil
yang sangat besar dalam mempertahankan Nusantara ini dengan pengorbanan rakyat
dan harta benda yang sudah tak terhitung nilainya hingga Aceh bergabung dengan
Indonesia karena termakan oleh janji manis dan air mata buaya Soekarno.
Banyak
sekali tentang mitos tentang nama Aceh, Berikut beberapa mitos tentang nama
Aceh yang dirangkum dari berbagai catatan lama seperti yang saya kutip dari Web Forum
Plasa.
Langganan:
Postingan (Atom)

